Pengaruh TV Terhadap Remaja

Kamis, 29 April 2010

Saya menerima email dari salah satu anggota milis dan email ini disarankan untuk diforward untuk lebih memudahkannya dalam penyebaran email ini maka saya posting di blog ini. Isinya begini:

TELEVISI merupakan media yang paling efektif untuk menyebarkan pengaruh kepada audiensnya. Sedangkan remaja, sebagai individu yang sedang mencari jati dirinya, merupakan audiens yang mudah terkena pengaruh buruk televisi. Tayangan-tayangan buruk di TV setidaknya telah membawa pengaruh negatif sebagai berikut:

1. Apatis
Tayangan-tayangan TV dewasa ini cenderung membuat remaja lebih mementingkan segala hal tentang dirinya sendiri ketimbang lingkungan sosialnya. TV mengajak mereka untuk memikirkan bagaimana penampilan mereka, bagaimana cara menarik perhatian lawan jenis, atau betapa bahagianya jadi selebritis. Hal-hal diluar itu seperti persoalan pendidikan ataupun lingkungan tidak menjadi prioritas, malah cenderung diabaikan.

2. Korban Pencitraan
Wanita cantik harus putih dan langsing serta pria tampan harus berotot atau six packs merupakan satu dari sekian banyak contoh tentang dampak buruk TV dalam membentuk pencitraan dimata remaja. Alhasil para remaja rela melakukan apapun untuk mendapatkan predikat cantik atau tampan sesuai yang disuguhkan di TV, tanpa mempedulikan aspek lain yang lebih penting seperti kesehatan.

3. Pasif dan Konsumtif
Baik terpaan iklan maupun tayangan TV telah begitu memanjakan penonton khususnya para remaja dengan kemampuan visual dan audionya. Semua ditampilkan dengan sangat menarik sehingga mereka tidak perlu berbuat apa-apa lagi selain duduk manis di depan TV. Hal ini tentu membuat para remaja menjadi pemalas dan tidak produktif.

4. Mementingkan ‘kulit luar’ Tanpa Esensi
Ketidakpedulian, kepercayaan pada citra semu, serta kemalasan yang dibentuk oleh televisi melalui tayangan-tayangan buruknya membawa para remaja menjadi pribadi yang lebih mementingkan tampilan luar. Dengan demikian mereka jadi sangat mudah menilai sesuatu sesuai dengan standar ciptaan program-program buruk di TV. Pengusaha sukses dianggap lebih patut dihargai ketimbang sopir atau pembantu rumah tangga yang setiap hari membantu mereka.

Materi tulisan ini didapat dari buku ‘Matikan TV-mu’ karya Sunardian Wirodono

Siklus Kegiatan Perusahaan

Sabtu, 17 April 2010

Perekonomian tidak selalu berkembang secara teratur dari satu periode ke periode lainnya. Ia selalu mengalami masa naik dan turun. Adakalanya kegiatan perekonomian berkembang dengan sangat pesat sehingga menimbulkan kenaikan harga-harga. Pada periode lainnya perekonomian mengalami perlambatan dalam perkembangannya dan adakalanya ia merosot dan berada di tingkat yang lebih rendah dari periode sebelumnya. Pergerakan naik turun kegiatan perusahaan-perusahaan di dalam jangka panjang dinamakan konjugtur atau siklus kegiatan perusahaan (business cycle).

Suatu siklus (cyle) dalam satu periode konjungtur berbeda dengan siklus pada periode yang lain. Namun demikian sifat-sifat dari setiap siklus adalah sama. Bentuk khas dari suatu siklus tidak banyak berbeda. Bentuk khas dari suatu fluktuasi atau siklus dalam konjungtur ditunjukkan dalam bambar di bawah ini yang digambarkan menerangkan hubungan di antara periode (waktu) dengan pendapatan nasional yang diwujudkan pada waktu tersebut.

Dalam siklus ABCDE seperti yang terdapat dalam gambar di atas, pergerakan dari A ke B dan dari C ke D ke E menggambarkan kegiatan ekonomi yang mengalami pertumbuhan. Kemunduran yang serius akan menimbulkan masalah pengangguran, sedangkan perkembangan ekonomi yang terlalu pesat akan menimbulkan kenaikan harga-harga atau lebih lazim dinyatakan sebagai inflasi.

Ahli-ahli ekonomi berkeyakinan bahwa dalam suatu perekonomian yang sepenuhnya diatur oleh mekanisme pasar, siklus kegiatan ekonomi sangat labil. Perkembangan yang sangat pesat dapat diikuti oleh kemunduran kegiatan perekonomian yang serius. Siklus kegiatan ekonomi seperti itu dpat menimbulkan akibat buruk kepada perekonomian dan masyarakat. Pengangguran dan inflasi menimbulkan beberapa akibat buruk ke atas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam jangka panjang ketidakstabilan ekonomi menimbulkan ketidapastian dan ini akan menimbulkan pengaruh buruk terhadap perkembangan ekonomi. Untuk menghindari terwujudnya masalah-masalah tersebut usaha-usaha perlulah dilakukan agar siklus kegiatan perusahaan bergerak dengan stabil.

“Public Speaking” itu Menakutkan?

Kamis, 15 April 2010


Begitu banyak orang yang menganggap bahwa berbicara di depan umum (public speaking) merupakan suatu hal yang sangat menakutkan. Bahkan lebih menakutkan daripada terjun dari pesawat tanpa parasut. Mungkin seandainya boleh memilih mereka akan memilih terjun dari pesawat tanpa parasuk dari pada tampil berbicara di depan umum, berdiri di atas podiom, dan semua mata tertuju padanya hingga membuat pikirannya menjadi beku dan tidak tahu harus menyampaikan apa. Padahal sebelum tampil, dia sudah menguasai topik yang harus ia sampaikan tapi sayangnya ia tidak bisa menguasai dirinya.

Christine Stuart dalam bukunya Effective Speaking, mengutip hasil survei di Amerika Serikat terhadap 3.000 orang dewasa. Mereka diminta menuliskan 10 hal yang paling menakutkan (ten worst fears). Hasilnya, berbicara di depan umum menduduki urutan paling awal. Ini membuktikan bahwa tidak sedikit orang-orang yang demam panggung saat tampil di depan umum baik saat berpidato, menyampaikan sambutan dalam sebuah acara, presentasi, maupun dalam suatu forum diskusi.

Sebenarnya apa yang menjadi alasan mereka takut untuk berbicara di depan publik? Ketika Saya sedang googling (browsing internet lewat mesin pencarian google) Saya sempat tersesat di sebuah situs seorang public speaker sekaligus announcer di sebuah station radio dalam postingannya bahwa yang jadi penyebab utama seseorang takut public speaking adalah:
1. Unfamiliar Situation
Tidak familiar dengan situasi. Hadirin yang dihadapannya adalah orang-orang yang baru dikenal atau bahkan tidak dikenalnya sama sekali.

2. Lack if Confidence
Kurang percaya diri. Hilangnya rasa percaya diri sering terjadi akbat merasa ada yang lebih baik atau lebih tahu/paham tentang topik yang akan dibicarakan.

3. Sense of Isolation
Merasa terasing atau terpencilkan. Pembicara itu sendirian di depan, jadi pusat perhatian dan mudah diserang atau dikecam. Diam-diam dalam hati atau terang-terangan.

4. Self – Consciosusness
Kesadaran sendiri atau tahu diri, punya kekurangan dalam hal logat, tata bahasa, suara, dan citra dirinya secara umum.

5. Fear if Looking folish
Takut terlihat bodoh. Ia khawatir akan lupa apa yang harus dikatakan, takut salah ucap, takut salah menilai sesuatu, dan takut sebagainya.

6. Fear of the Consequences
Takut konsekuesinya. Semisal takut dinilai oleh hadirin dan dicap sebagai a poor publlic presentation atau pembicara yang payah.

Rasa gugup (nerves) mempengaruhi fisik, meningkatkan detak jantung dan pernafasan, adrenaline, reaksi terlalu cepat dan peningkatan tensi pada area bahu dan leher. Perubahan pada tubuh itu berdampak pada suara, menjadikannya bergetar atau bicara terputus-putus karena pernafasan yang terlalu cepat.

Apakah Anda adalah salah satu dari sekian banyak orang yang menganggap bahwa public speaking adalah sesuatu yang begitu menakutkan sehingga menghambat kesuksesan Anda. Jangan berputus asa dulu, karena kecakapan dalam public speaking ini akan Anda kuasai asalkan Anda benar-benar ingin berubah dan sering melatihnya. Ada banyak cara untuk latihan public speaking. Salah satunya adalah dengan cara mengikuti seminar Public Speaking. Inilah tujuan diadakannya “Learn Public Speaking 2010” oleh LPM – Jurnal Kampus yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2010 mendatang. Bagi Anda yang tidak mau dihantui oleh public speaking ada baiknya Anda mengikuti acara ini.

Penghargaan sebagai Bentuk Apresiasi kepada Pegawai

Rabu, 03 Maret 2010


Usaha untuk mendapatkan tenaga kerja yang profesional sesuai dengan tuntutan jabatan diperlukan suatu pembinaan yang berkesinambungan, yaitu suatu usaha kegiatan perencanaan, pengorganisasian, penggunaan,dan pemeliharaan tenaga kerja agar mampu melaksanakan tugas dengan efektif dan efisien.

Sebagai langkah nyata dalam hasil pembinaan maka diadakan pemberian penghargaan pegawai yang telah menunjukkan prestasi kerja yang baik. Adapun pengertian dari penghargaan dalam perusahaan kerap dalam bentuk pemberian berupa piagam dan sejumlah uang dari perusahaan pegawai yang mempunyai prestasi. Ada juga perusahaan yang memberikan penghargaan kepada pegawai karena masa kerja dan pengabdiannya dapat dijadikan teladan bagi pegawai lainnya. Pemberian penghargaan karena masa kerja pegawai bertujuan untuk memotivasi gairah dan loyalitas perusahaan.

Pemberian penghargaan tersebut merupakan upaya perusahaan dalam memberikan balas jasa atas hasil kerja pegawai,sehingga dapat mendorong pegawai bekerja lebih giat dan berpotensi. Pegawai memerlukan suatu penghargaan pada saat hasil kerjanya telah memenuhi atau bahkan melebihi standar yang telah ditentukan oleh perusahaan. Penghargaan ini dapat berupa pujian. Tidak hanya kalau pegawai melakukan kesalahan memperoleh makian dari pimpinan. Pegawai bekerja mempunyai tujuan,antara lain untuk memperoleh penghasilan agar kebutuhan dan keinginannya dapat direalisasikan.

Seorang pegawai akan mendapatkan kepuasan kerja jika memersepsikan bahwa imbalan yang diterimanya baik berupa gaji, insentif, tunjangan dan penghargaan lainnya yang tidak berbentuk materi atas pelaksanaan pekerjaan yang dilakukannya nilainya lebih tinggi daripada pengorbanannya berupa tenaga dan ongkos yang telah dikeluarkannya untuk melaksanakan pekerjaan itu. Founder PT Manajemen Kinerja Utama Yodhia Antariksa menjelaskan, penghargaan semacam hadiah atau apresiasi perusahaan terhadap karyawan.

Hal itu bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya kinerja atau prestasi kerja atau melampaui target kinerja yang dibebankan. Ada juga karena hadiah atau apresiasi karena adanya semacam lomba yang khusus dilakukan oleh perusahaan. Misalnya lomba inovasi atau lomba seperti total quality management award.

”Hadiah karena pegawai telah memberikan dedikasi yang luar biasa bagi perusahaan. Misalnya menyelamatkan aset perusahaan dari gangguan pihak eksternal,” terangnya. Perusahaan juga kerap memberikan hadiah karena pegawai telah berhasil menuntaskan proyek khusus lebih cepat dari tenggat waktu, dan mutunya memuaskan. Serta hadiah karena masa kerja.

Misalkan saja setelah 20 tahun bekerja, kemudian mendapatkan hadiah pin emas dari perusahaan. Dari beberapa jenis penghargaan di atas, terang Yodhia, semua baik. Kecuali penghargaan yang terkait dengan masa kerja.Dia menambahkan penghargaan tidak selalu terkait dengan masa kerja. Penghargaan seperti itu dianggap kurang afdol karena cenderung tidak mampu memotivasi pegawai. Menurut dia, hadiah atau penghargaan layak diberikan karena dapat memotivasi pegawai untuk memberikan prestasi atau kinerja yang lebih bagus.Ini juga akan menimbulkan rasa bangga bagi pegawai. ”Sehingga memacu mereka untuk lebih produktif dalam bekerja,” ucapnya.

Kalau untuk penghargaan yang diberikan lomba seperti lomba inovasi atau Quality Management. Biasanya sudah ada kriteria baku, menyangkut aspek terobosan program yang dijalankan, kemudahan untuk aplikasinya dan impact financial bagi perusahaan. Konsultan HRD dari SIEN Consultants Reko Handoyo menambahkan, penghargaan adalah personal acknowledgement atau yang lebih dikenal dengan pengidentifikasian seseorang kepada orang lain. Di mana seseorang dikenali karena performa dan prestasi yang di miliki ketika bekerja.

Penghargaan bisa bermacammacam, ada dalam bentuk bonus, promosi, penambahan tanggung jawab yang bagi beberapa pegawai bisa menjadi beban namun bagi beberapa pegawai lainnya dapat menjadi poin penghargaan bagi dirinya. Tapi yang pasti perusahaan harus memberikan nilai lebih. ”Kadang kala tidak seluruhnya mengenai uang,” tuturnya.

Bentuk penghargaan yang paling baik adalah membuat pegawai mengetahui kalau dirinya dihargai oleh perusahaan,bukan hanya oleh sekelompok kecil orang. Beberapa perusahaan kadang kala menempatkan foto pegawai yang paling berprestasi di area pabrik untuk menegaskan bahwa pegawai tersebut dapat menjadi panutan bagi yang lain.

Dia menjelaskan, perusahaan harus memberikan penghargaan kepada pegawai. Pemikirannya sederhana, karena perusahaan harus menempatkan karyawan sebagai bagian dari modal,dan sangat disayangkan kalau modal yang paling berharga dilepas hanya karena personal tersebut tidak dihargai.

Sumber: Okezon.Com

Pro dan Kontra Menjadi Seorang Pengusaha

Rabu, 03 Februari 2010

Orang tidak langsung dilahirkan sebagai seorang pengusaha. Mereka memilih untuk menjadi soerang pengusaha, daripada bekerja sebagai karyawan untuk sebuah perusahaan. Beberapa keuntungan penting dari menjadi seorang pengusaha adalah:
 Sebagai seorang pengusaha, Anda kemumngkinan dapat memperoleh keuntungan besar dari bisnis Anda, dan karenanya mendapatkan penghasilan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jika Anda bekerja untuk bisnis lain.
 Anda dapat menjadi pimpinan bagi diri sendiri dan menjalankan bisnis sesuai dengan keinginan Anda.
 Karena Anda yang memegang kendali, Anda tidak perlu takut disalahkan oleh seorang pimpinan atau dipecat.
 Anda memiliki kepuasan bekerja di suatu bisnis yang Anda ciptakan sendiri, dan kemungkinan besar lebih bersedia untuk bekerja karena Anda akan langsung mendapatkan imbalan atas pekerjaan Anda dalam bentuk laba bisnis yang lebih tinggi.

Menjadi seorang pengusaha juga memiliki beberapa kerugian yang sebagiknya dipertimbangkan:
 Anda memiliki kemungkinan menanggung kerugian dalam jumlah besar dan bahkan dapat kehilangan seluruh investasi Anda di dalam bisnis.
 Mesikpun Anda dapat mengendalikan bisnis, Anda harus memastikan bahwa fungsi-fungsi bisnis telah berjalan dengan baik. Memegang kendali bukan berarti Anda dapat bolos kerja kapanpun Anda mau; penghasilan yang Anda terima terkait dengan seberapa baik bisnis tersebut dikelola dari hari ke hari.
 Meskipun, sebagai pemilik dari suatu bisnis, Anda tidak akan dipecat, Anda masih dapat kehilangan sumber penghasilan Anda jika bisnis tersebut gagal.

sumber: Pengantar Bisnis (Jeff Madura)

Perubahan pada Blog

Jumat, 15 Januari 2010


Tidak semua orang suka membaca pengalaman pribadi atau curahan hati seseorang yang diterbitkan lewat weblog atau situs sejenis. Agar blog kita lebih bermanfaat, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang yang mengunjunginya, ada baiknya kita isi blog dengan informasi yang bermanfaat dan bisa menambah wawasan pembacanya, khususnya kita sendiri.


Diawal-awal tahun ini, tepatnya tanggal 15 Januari 2010 Saya akan mengadakan perubahan pada blog Saya. Perubahan yang Saya maksud bukan merubah tampilan atau temanya tapi mengarah pada isi postingannya. Saya ingin menjadikan blog ini sebagai kadang informasi dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi pembacanya. Sehingga pengunjung tidak merasa dirugikan ketika berselancar di sini karena biaya akses internet yang digunakannya baik di warnet ataupun internet di rumah yang biaya aksesnya dihitung permenit (time base) atau perkilobyte (volume base) yang pastinya bukan paket unlimited.

Dulunya mungkin agak menipu, karena judul postingan di blog Saya terkesan seperti artikel yang informatif tapi setelah diklik, ternyata yang muncul adalah pengalaman pribadi Saya. Makanya banyak yang protes dari teman-teman.

Untuk masalah isi postingan, Saya akan menerbitkan apa yang pernah Saya dengar, yang Saya lihat, dan yang Saya baca dari berbagai media, baik lewat telivisi, internet, avpun buku dengan tetap mencantumkan asal dari mana informasi tesebut diperoleh. Semoga ada manfaatnya.

Ada Istana di Penjara

Rabu, 13 Januari 2010

Ini benar-benar memalukan, masa di dalam sel terdapat barang-barang mewah seperti di rumah pribadi. Yang lebih parahnya lagi, bukan hanya perabotan rumah yang tersedia tetapi fasilitas hiburan juga ada di sini. sebenarnya ini penjara atau istana ya?

Seharusnya penjara adalah tempat untuk membuat penjahat menjadi kapok untuk melakukan aksi kriminalnya. Ini malah dijadikan tempat yang nyaman seperti di hotel, di kos aku aja gak kayak gitu. Kalo semua penjara mempunyai fasilitas yang lengkap seperti itu, mungkin lebih baik masuk penjara kali ya? hehe.

Kasus ada istana di penjara ini memang sudah menjadi rahasia umum dan baru kali ini aja ketahuan oleh media pers. Inilah bukti lemahnya penegakkan hukum di Negara kita.

Tips Membuat Berita

Jumat, 08 Januari 2010

Tahap-tahap pembuatan berita adalah sebagai berikut:
1. Mengumpulkan fakta dan data peristiwa yang bernilai: aktual, faktual, penting, dan menarik. Dengan mengisi enam unsur berita 5W + 1H (What/apa yang terjadi, Who/siapa yang terlibat dalam kejadian itu, Where/dimana kejadiannya, When/kapan terjadinya, Why/kenapa hal itu terjadi, dan How/bagaimana proses kejadiannya).

2. Fakta dan data yang sudah dihimpun dituliskan berdasarkan rumus 5W + 1H dengan menggunakan bahasa jurnalistik, Spesifik: kalimatnya pendek-pendek, baku, dan sederhana, dan Komunikatif: jelas, langsung ke pokok masalah (straight to the poit), mudah dipahami orang awam.

3. Komposisi naskah berita terdiri atas: head (judul), date line (baris tanggal) yaitu tempat berlangsungnya peristiwa atau tempat berita dibuat plus nama media Anda, lead (teras) atau paragraf pertama yang berisi bagian paling penting atau hal yang paling menarik, body (isi) berupa uraian penjelas yang sudah tertuang di lead.

Ayo Nge-bog...!!

Senin, 04 Januari 2010

Seseorang yang rajin nge-blog atau meng-update status di jejaringan sosial seperti facebook, cenderung lebih gemar menulis. Bagi mereka yang memiliki blog dan akun jejaringan sosial lebih percaya diri dalam kemampuan menulis mereka. Mereka memiliki kemampuan menulis yang sangat baik.

Nah, bagi teman-teman yang ingin melatih kemampuannya dalam menulis kenapa tidak mencoba bikin sebuah akun blog aja? Apalagi buat kalian yang aktif di organisasi yang berhubungan dengan dunia pers. Lembaga Pers Mahasiswa misalnya, semua anggota organisasi ini diwajibkan untuk mendalami pengetahuan tentang bagaimana menjadi seorang jurnalist yang profesional. Untuk melatih potensi dibidang ini, tidak ada salahnya untuk menuangkan apa yang ada dalam pikiran kita ke dalam media elektronik seperti blog.

Bagiku blog itu merupakan buku diary elektronik yang bersifat abadi. Maksudnya bersifat abadi, blog tidak bisa robek atau hancur seperti buku diary yang terbuat dari kertas. Kecuali kita lupa password atau akun terblokir.

Buat teman-teman Jurnal Kampus Fekon Unlam Banjarmasin, Ayo nge-blog...!!

Aku dan N3110c Ku

Kamis, 31 Desember 2009

N3110c adalah salah satu type ponsel pabrikan Nokia. N3110c merupakan ponsel pertamaku yang memiliki spesifikasi lumayan lah. Mungkin bisa dikategorikan sebagai ponsel kamera tingkat menengah ke bawah. Bodinya berbentuk Candi Bar, aku memang menyukai jenis ini daripada ponsel lipat atau sliding. Untuk urusan warna, aku lebih suka sama ponsel yang berwarna silver atau pearl black. Nokia 3110c adalah pilihan tepat bagiku.

Selain bentuk dan warnanya, fasilitasnya juga udah lengkap kok seperti kamera 1,3 Mp, pemutar musik, radio, internet, email, dan lain-lain. Walaupun udah lama aku pake ponsel ini, tapi tetap aja kok aku suka. Soalnya ini adalah ponsel pertamaku yang memiliki fasilitas seperti yang sudah aku sebutkan tadi. Maklumlah, dulunya sih cuma pake ponsel monocrome . Sebenarnya aku juga pernah beangan-angan untuk dapat memiliki ponsel-ponsel yang bersistem operasi window mobile, 3G, Symbian, HSDPA, dan lain-lain sebagainya. Ya, mungkin jenis PDA Phone lah seperti O2, HP, Dopod, HTC, Blekberi, Blueberi, Stroberi, opst... (nama buah-buahan ya? hehe) tapi memang benar, ponsel-ponsel pintar kaya di atas harganya selangit dan kaga terjangkau. Buat orang-orang seperti aku yang ga punya budget lebih, daripada beli yang gituan mending beli buku, soalnya aku sudah merasakan penderitaan belajar tanpa buku.

Tentang Otak (postingan iseng-iseng)

Sabtu, 26 Desember 2009

Otak itu memang seperti pisau. Pisau yang aku maksud bukan dalam artian bisa melukai, maksudnya adalah semakin kita asah maka akan semakin tajam pisau tersebut. Sama halnya otak, semakin sering kita melatih, maka semakin bagus kualitasnya.

Jika kita sangat jarang melatihnya atau bahkan tidak pernah, maka otak tidak akan bisa kita ajak untuk menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif. Padahal syarat seorang wirausaha adalah dapat mengeluarkan ide-ide tersebut untuk kemajuan usahanya.

Berantas Korupsi dengan Syari'ah dan Khilafah

Rabu, 16 Desember 2009

Artikel ini aku ambil dari selebaran yang dibagikan oleh teman-teman mahasiswa yang melakukan aksi damai di depan gerbang Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin bertepatan dengan Hari Anti Korupsi sedunia.

Diantara sekian banyak permasalahan yang melanda negeri ini, kasus korupsi termasuk yang sangat memilukan. Diibaratkan dengan sebuah penyakit, korupsi di negeri mayoritas muslim ini sudah sangat kronis. Oleh sebab itu berbagai langkah telah dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah dan memberantas epidemi korupsi, diantaranya dengan membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Langkah pemerintah untuk memberantas korupsi ternyata tidak mengurangi kasus korupsi dan perilaku korup para pejabat pun masih terus merajalela. Data KPK menunjukkan bahwa kasus korupsi justru meningkat. Dari tahun 2004 hingga 2008 ada 211 kasus korupsi yang diselidiki, 107 perkara pengadilan, 75 penuntutan, 59 perkara telah berkekuatan hukum dan 53 perkara telah dieksekusi. Korupsi pun tidak lagi terbatas pada jajaran eksekutif, tetapi juga mewabah sampai ke jajaran legislatif dan yudikatif.

Data KPK sejak Januari 2008 – Agustus 2009 menyebutkan praktik korupsi didominasi oleh modus suap. Menurut data ICW (Indonesia Coruption Watch), dari 95 kasus, ada 34 kasus (35,79%) modusnya suap; menyususul mark up 19 kasus (20%), penggelapan atau pungutan 18 kasus (18,95%), penyalah gunaan anggaran 15 kasus (15,79%), penunjukkan langsung 8 kasus (8,42%), dan 1 kasus pemerasan. “Modus korupsi terbanyak yang diungkap KPK adalah suap.

Praktik suap ini juga bahkan telah melahirkan mafia hukum atau makelar kasus (markus) dalam penegakkan hukum di negeri ini. Para pemilik modal dan penguasa yang terjerat hukum di negeri ini. Para pemilik modal dan pengusaha yang terjerat hukum bisa membeli hukum dan merekapun bebas dari hukuman. Sementara dengan rakyat biasa yang ketahuan mencuri sebuah semangka atau seekor ayam yang akan menerima perlakuan hukum yang berbeda. Bandingkan juga bagaimana dengan anggota legislatif yang menjual (baca: membuat) UU untuk kepentingan para kapitalis asing dan domestik dengan imbalan amplop-amplop.

Praktik korupsi juga perilaku pejabat yang korup di negeri kita tercinta tidak bisa diatasi hanya dengan membentuk sebuah lembaga pemberantas korupsi, karena nyatanya lembaga ini bisa saja digunakan untuk menjaga kepentingan politik penguasa yang berkuasa. Perilaku pejabat-penguasa yang korup pun tidak cukup hanya dicegah dengan hukuman penjara dan sanksi materi, karena faktanya hukuman yang ada justru dijadikan permainan, penjaranya berfasilitas “Wah”, dan status pelakunya pun berbeda dengan yang sekedar maling ayam, sehingga para koruptor tidak takut dan tidak jera dengan hukuman-hukuman tersebut.

Skandal Century adalah bukti ke sekian kali dengan amanahnya para pejabat negeri ini, ditambah lagi mereka yang berjiwa korup. Sakndal ini juga menjadi mementum pembuktian, bahwa sistem sekuler dan rezim korup yang tengah berkuasa memang tidak bisa dipercaya. Sebagai gantinya, harus tegak sistem Islam dengan penguasa yang amanah, karena hanya dengan cara cara itu saja Indonesia akan benar-benar bersih dari rezim dan sistem yang korup. Itulah sistem Islam yang diterapkan secara kaffah oleh seorang khaliffah.

Oleh sebab itu, sistem bobrok yang ada harus sudah ditumbangkan, dan menggantiya dengan Sistem Islam. Mari saatnya kita perjuangkan ke arah penerapan syari'ah Islam kaffah dan penegakkan Khliffah.

(AMBH Masjid Kampus Unlam, FSI Al-Forqun FKIP Unlam, KSI Al-Mizan FH Unlam, FSQ FE Unlam, dan Gema Pembebasan Komsat Unlam Banjarmasin)

Matematika dan Marah

Minggu, 06 Desember 2009


Tanyakan kepada mereka soal matematika berikut ini: 14 x 19 – 78 : 11 – 37 x 82. Untuk soal kalkulatif ini, kaum perempuan cenderung lebih cepat dan tepat menjawabnya. Namun, laki-laki akan lebih cepat menjawab jika ditanya soal berikut: “Jika kamu memperkirakan hanya 65 persen bibit yang dapat hidup, berapa banyakkah yang harus ditanam untuk mendapatkan 700 pohon jagung? Untuk soal yang menalar seperti ini, kaum laki-laki cenderung lebih cepat menjawab. Kemampuan matematika perempuan lebih fokus pada soal-soal yang terperinci dan spesifik. Namun, tidak bereti mereka tidak bisa menjawab soal-soal yang bersifat menalar. Tinggkat kecepatan berbeda-beda karena bagian otak yang mengatur juga berbeda.

Perempuan yang sangat marah cenderung membelalakan mata ketimbang memukul atau merusak benda sekitar. Ini karena marah perempuan diatur oleh gyrus cingulata. Komponen otak ini adalah salah satu bagian otak berfikir yang relatif baru pada mamalia. Laki-laki yang sangat marah cenderung agresif, destruktif, dan sulit dikontrol. Daerah limbic temporal mengatur amarah laki-laki. Daerah ini merupakan sisa dari otak reptil (reptilian brain) ketika terjadi evolusi otak yang mengatur emosi dalam kaitannya dengan aksi motorik. Karena itu, jika kamu laki-laki dan sedang mulai marah, ada baiknya berang-barang tajam disingkirkan dulu, baru dilanjutkan lagi marahnya

Ciri-ciri Pesimisme

Rabu, 02 Desember 2009

1. Jika berbuat salah, memberi label atau gelar yang buruk pada diri sendiri.
2. Jika tidak berhasil melakukan sebuah pekarjaan, lebih suka melihat hal-hal yang negatif ketimbang hal-hal positif.
3. Jika melakukan kesalahan kecil, akan membesar-besarkan dan melebih-lebihkannya.
4. Mudah curiga.
5. Melihat hidup ini hanya hitam putih.
6. Jika ada kejadian yang beruntun dan kompleks, mudah dan cepat sekali mengambil kesimpulan.
7. Melakukan overgeneralisasi yang negatif.
8. lebih cenderung mencari untung untuk diri sendiri.

Masih Adakah Kejujuran di Muka Bumi Ini?

Selasa, 01 Desember 2009

Mungkin salah satu sifat yang dimiliki Nabi kita ini sudah menjadi barang ekonomi. Aku mengatakan sebagai barang ekonomi karena barang ekonomi adalah barang yang tidak mudah didapatkan, berguna, dan perlu pengorbanan untuk mendapatkannya. Pantaskah sifat tersebut dikatakan barang ekonomi? Mungkin tidak, karena sifat bukanlah barang.

Kenyataannya, kejujuran itu merupakan sifat yang sudah sngat langka. Di negara kita dipenuhi dengan ketidak adilan. Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin menderita. Itu semua disebabkan karena pemimpin yang tidak memiliki sifat-sifat Rasulullah, salah satunya kejujuran. Mereka hanya mengumbar janji-janji palsu sebelum menduduki posisinya, mereka berjanji akan mensejahterakan rakyat kecil. Tapi setelah mereka terpilih mereka kadang lupa dengan semua apa-apa yang pernah terucap dari mulutnya.

Bayangkan saja, seorang pejabat bisa mengkorupsi uang negara milyaran, bahkan triliunan bisa bebas. Sedangkan seorang nenek yang mencuri 3 buah cokelat harus menderita di penjara. Apakah ini adil? Tentu saja tidak!

Seperti yang Douloe

Jumat, 27 November 2009

Tulisan ini tidak terlalu penting, cuma lagi pengin nulis sesuatu aja untuk menghilangan sesuatu yang ada dalam pikiran ku. Supaya lebih fresh gitu, hehe.

Momen Idul Adha 1430H sudah berlalu hari ini. Tapi perasaanku biasa-biasa saja, idul adha yang sekarang masih aja seperti hari-hari biasa, ga ada yang istimewa.

Aku tidak tahu kapan aku bisa merasakan sesuatu yang berbeda di hari-hari besar seperti ini. Entah itu hari Raya ataupun Tahun baru Hijriyah dan Masehi. Selama ini hari-hari tersebut dalam kehidupanku begitu datar. Mungkin karena aku yang kurang mampu memanage waktu denga baik atau mungkin karena frekuensi kedatangan ku ke rumah terlalu cepat.

Lho, apa hubungannya dengan frekuensi pulang pergi ke rumah.
Itu sih cuma aku yang paham, sori ya aku ga bisa jelasin. Soalnya dari awal-awal juga sudah aku bilang bahwa tulisan ini ga begitu penting.

SMK Itu “Job Oriented”

Sabtu, 14 November 2009

Perkembangan bisnis yang semakin pesat saat ini sangat membutuhkan tenaga kerja yang berbakat dan siap pakai, yang menuntuk profesionalisme, kematangan, kesiapan, dan kejelian dalam menangkap setiap peluang usaha sebagai konsekuensi logis dari persaingan bisnis yang kian tajam dan beragam. Persaingan ketat akan merupakan nasib buruk bagi para pencari kerja yang tidak memiliki dasar pengetahuan, keterampilan praktis, dan kemampuan yang handal.

Menghadapi era globalisasi yang penuh persaingan, generasi muda harus menyiapkan diri dengan pendidikan yang berkualitas. Menurut pengalaman ku, SMK merupakan pilihan yang tepat karena kita tidak hanya belajar teori dijenjang yang lebih tinggi. Seringnya praktik membuat kita lebih percaya diri, sehingga begitu lulus sudah berpengalaman dan siap pakai,

Siswa SMK lebih diminati oleh dunia kerja, karena mereka sudah dididik sesuai program keahlian yang dimilikinya. Sehingga perusahaan yang akan merekrut mereka tidak perlu repot-repot lagi memberikan pelatihan dari nol.

Bila aku pergi ke kampus Unlam Banjarmasin lewat Jl. Let. Jend. S. Parman, aku melihat spanduk besar. Di sana tertulis sebuah kalimat yang membangkitkan semangat dan motivasiku untuk mencapai sebuah cita-cita. Tulisan tersebut yaitu “SMK, Sekolahnya Calon Pengusaha Muda”. Patut berbangga bagi seorang alumni SMK yang berangan-angan untuk menjadi seorang intrapreniur.

Tapi rata-rata kebanyakan orang lebih memilih untuk menjadi pegawai negeri (PNS). Bagiku profesi sebagai PNS adalah pilihan kedua. Memang sih jadi PNS ada jaminan hari tua (Pensiun), ini adalah salah satu yang menjadi daya tarik besar kebanyakan orang. Tapi yang menjadi daya tarikku untuk menjadi seorang pengusaha adalah karena tingkat pengangguran di negara kita itu masih tinggi. Aku juga bandingkan antara profesi sebagai PNS dan pengusaha, kalo PNS kita digaji oleh pemerintah tapi kalo pengusaha kita yang menggaji orang dan hebatnya lagi kita bisa membantu pemerintah dalam meminimalisir angka pengangguran di Indonesia khususnya di Pulau Kalimantan. Selain itu income yang kita dapatkan juga lebih besar.

Mungkin seperti itulah gambaran yang ada dalam pikiran anak-anak SMK. Mereka lebih berorientasi ke masa depan. Sekolah di SMK juga tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Tidak ada penyesalan bagiku dulu masuk sekolah di SMK.

Betta Splendens yang Malang

Kamis, 12 November 2009


Hari ini aku berencana mau pulang kampung. Habis dari kampus sekitar jam 10.00 pagi aku langsung menuju rumah kediaman di mana aku biasanya pulang-pergi kuliah.

Sesampai di rumah aku siapkan semua barang-barang yang ingin dibawa. Setelah semua beres ternyata aku melupakan sesuatu yaitu binatang peliharaanku yang hidup dalam gelas bekas permen yang diisi air. Dia adalah dua ekor Betta Splendens jantan dan betina yang dua minggu lalu aku beli di toko ikan hias. Karena takut ikan itu mati kelaparan lebih baik aku bawa aja ke kampung halaman untuk dikasih sama keponakanku yang memang menyukai memelihara ikan, sekalian sebagai oleh-oleh.

Hari ini cuacanya sangat panas dan tidak ada tanda-tanda akan turun hujan. Karena ingin segera tiba di kampung halaman dengan cepat, aku tidak istirahat/berhenti di jalan dan akhirnya aku berhasil hanya selama 2.5 jam menembus Banjarmasin - Kab. Hulu Sungai Selatan.

Aku mampir di rumah keponakanku untuk ngasih Betta Splendens atau yang lebih dikenal dengan ikan cupang. Ketika aku ambil dari ranselku, kedua ikan itu sudah tidak bernyawa. Airnya terasa sangat panas. Keadaan kedua ikan yang siripnya terkenal indah itu sekarang bagaikan ikan rebus. Dua pasang Betta Splendens yang malang.

Halte Blogger Bpost

Senin, 09 November 2009


Di edisi kamis harian Bpost ada ruang khusus buat para blogger, yaitu "halte blogger". Aku jadi tertarik untuk mengirimkan salah satu postingan ke koran tersebut. Tapi artikel apa ya yang paling unik dan menarik di blog aku?

Ntar aku bikin sebuah artikel sebagus mungkin agar Bpost mau menerbitkannya. Hehehe. Semoga. Pokoknya harus kreatif dan inspiratif agar artikel tersebut berguna bagi yang membacanya.

Oke deh, aku mau mikirin dulu tema apa yang bagus buat dipublikasikan ke Bpost.

Jenis Letak Perusahaan

Jumat, 06 November 2009

Sebelumnya sudah aku posting tentang “Pentingnya Lokasi Perusahaan” kali ini kita akan bahas mengenai jenis letak perusahaan. Sebenarnya artikel ini juga aku ambil dari sebuah buku.

Ada 4 (empat) jenis letak perusahaan :
1. Letak Perusahaan yang Terikat Pada Alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia; misalkan, usaha pertanian dan pertambangan.

2. Letak Perusahaan Berdasarkan Sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu. Misalkan kerjainan batik di daerah Surakarta dan Yogyakarta, hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam Kraton di kedua kota itu.

3. Letak Perusahaan yang Ditetapkan oleh Pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan tersebut. Misalnya, pabrik senjata/amunisi, peternakan babi, dan pabrik obat-obatan.

4. Letak Perusahaan yang Dipengaruhi oleh Faktor-faktor Ekonomi
Jenis perusahaan ini bersifat industri. Di sini ada bebarapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan letak perusahaan :
a. Dekat dengan bahan baku
Contoh : pabrik gula, pabrik semen.
b. Dekat dengan pasar
Di sini perusahaan sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen.
Contoh : pabrik roti (Bakery), rumah makan dan juga perusahaan jasa seperti Bank/Asuransi.
c. Dekat dengan pemasuk tenaga kerja
Bagi perusahaan yang banyak membutuhkan tenaga kerja bukan ahli, cenderung memperhatikan agar dekat dengan tenaga kerja tersebut.
Contoh : pabrik rokok, pabrik kembang gula.
d. Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
Contoh : pabrik peleburan bijih besi, aluminium dan baja.
e. I k l i m
Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara yang tertentu.
Contoh : pabrik the, pemintalan kapas, industri jamur.
f. Ongkos Transport
Misalkan pabrik mobil, sangat membutuhkan lancarnya transportasi. Apabila jalan-jalan yang akan dilalui produk perusahaan ke konsumen sudah baik, maka diharapkan ongkos transportnya juga akan menjadi rendah.
g. Besarnya suplai modal
Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, cenderung akan memilih tempat dimana penananman modal cukup besar disertai tingkat bunga yang cukup rendah.

Untuk masing-masing perusahaan, pengaruh tiap faktor adalah berbeda-beda. Hanya saja yang dianggap ideal untuk suatu lokasi perusahaan ialah tempat dimana semua biaya operasi perusahaan paling rendah. Dasar teori lokasi perusahaan : “Tempatkanlah pada titik geografis yang paling banyak memberikan kesempatan kepada perusahaan di dalam usaha mencapai tujuannya”. Jadi dengan kata lain, dicari titik lokasi yang paling ekonomis di segala sektor.

 
 
 

Iklan

Info Link

 
Copyright © Kelas Ekonomi